Wikipedia

Hasil penelusuran

Rabu, 18 Februari 2026

W-GBT MPW BANYUWANGI-MPD 3

 

W-BT MPW BANYUWANGI

Ibadah Wanita merupakan program pelayanan rohani yang diinisiasi oleh Sinode Gereja Bethel Tabernakel (GBT), khususnya di wilayah Kabupaten Banyuwangi, sebagai wadah persekutuan, pembinaan iman, dan penguatan peran perempuan dalam kehidupan gereja dan keluarga. Kegiatan ini dirancang untuk memperlengkapi kaum wanita secara spiritual melalui pujian dan penyembahan, pemberitaan Firman Tuhan, serta aktivitas kebersamaan yang membangun. 

Secara teologis, Ibadah Wanita mencerminkan prinsip persekutuan orang percaya sebagaimana tertulis dalam Ibrani 10:24–25, yang menekankan pentingnya saling mendorong dalam kasih dan tidak menjauhkan diri dari pertemuan ibadah. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung peran wanita sebagai pelayan Tuhan yang setia, sebagaimana teladan perempuan-perempuan dalam Alkitab yang aktif dalam pelayanan dan kehidupan iman.

Pelaksanaan Ibadah Wanita memberikan berbagai manfaat, baik secara rohani maupun sosial. Pertama, kegiatan ini memperkuat pertumbuhan iman melalui pengajaran Firman Tuhan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Wanita sebagai pilar keluarga diperlengkapi untuk menjadi pembawa damai, pendidik iman bagi anak-anak, serta pendukung pelayanan gereja. Hal ini sejalan dengan Amsal 31:26 yang menggambarkan wanita bijaksana yang mengajar dengan hikmat dan kasih setia.

Kedua, Ibadah Wanita membangun jaringan persekutuan yang sehat antarjemaat lintas gereja. Melalui pujian bersama, aktivitas kelompok, dan ramah tamah, tercipta hubungan yang harmonis, saling mendukung, dan memperkuat solidaritas dalam tubuh Kristus. Ketiga, kegiatan seperti icebreaker dan interaksi informal membantu meningkatkan kepercayaan diri, semangat pelayanan, serta kesehatan emosional peserta. Dengan demikian, Ibadah Wanita tidak hanya berdampak pada kehidupan rohani pribadi, tetapi juga pada keharmonisan keluarga, gereja, dan masyarakat.

Pdm. Atik - GBT Cemetuk

Ibadah Wanita perdana tahun 2026 diselenggarakan di Gereja Bethel Tabernakel Jemaat "Kristus Penyelamat" Desa Temurejo, dan dihadiri oleh sekitar 100 wanita dari berbagai gereja (GBT) di Kabupaten Banyuwangi. Suasana ibadah berlangsung meriah dan penuh sukacita, ditandai dengan semangat puji-pujian, penyampaian Firman Tuhan yang membangun iman, serta kegiatan icebreaker yang mempererat rasa persaudaraan. 
Pdt Jati Diyah menyampaikan dalam renungannya dalam Kitab 1 Samuel 25:34 bahwa kita harus menjadi Abigail masa kini yang bisa menghadirkan kedamaian di tengah keluarga dan jemaat Tuhan. 
Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah sebagai bentuk persekutuan yang menyatukan seluruh peserta lintas gereja.

Pdt. Jati Diyah-GBT Tambakrejo
 
Keberhasilan penyelenggaraan Ibadah Wanita perdana tahun 2026 menunjukkan adanya kebutuhan dan antusiasme yang besar dari kaum wanita di Kabupaten Banyuwangi. Oleh karena itu, keberadaan program ini memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan sebagai agenda rutin Sinode GBT di tingkat wilayah. Eksistensi selanjutnya dapat diwujudkan melalui penjadwalan berkala, rotasi tempat pelaksanaan di berbagai gereja dalam satu semester yang diadakan satu kali, serta pengembangan materi pembinaan yang kontekstual dan aplikatif.

                                                  Pujian GBT Muncar - Pdt. Debora Endah

Secara teologis, kesinambungan pelayanan ini sejalan dengan prinsip pertumbuhan tubuh Kristus dalam Efesus 4:12–13, yaitu memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan dan pembangunan jemaat menuju kedewasaan rohani. Dengan pengelolaan yang terarah dan dukungan dari sinode serta gereja-gereja lokal, 




GBT Kristus Penyelamat Temurejo

Ibadah Wanita dapat menjadi gerakan rohani yang berkelanjutan, memperkuat kesatuan antar gereja, memberdayakan perempuan Kristen, serta menjadi sarana kesaksian yang nyata tentang kasih dan persatuan dalam Kristus di tengah masyarakat. Tuhan Yesus memberkati.


Red. Adiel Stevanus M.Th

Selasa, 06 Januari 2026

Bersatu dalam Kasih, Melangkah dalam Visi: Persekutuan MPW BANYUWANGI di Awal Tahun 2026

 

Gereja Beth-El Tabernakel
jemaat "Bethesda" WTC - Banyuwangi

Persekutuan Hamba-hamba Tuhan MPW GBT yang dilaksanakan di awal tahun 2026 di Gereja Beth-El Tabernakel Jemaat Bethesda WTC Banyuwangi menjadi momen yang penuh makna untuk mempererat kebersamaan dalam kasih Kristus. 

Hall GBT Bethesada WTC Banyuwangi

Dalam suasana kekeluargaan dan penuh sukacita, para pejabat gereja berkumpul untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman pelayanan, serta membangun relasi yang dilandasi kasih dan kerendahan hati. 

Persekutuan ini menegaskan bahwa kesatuan dalam tubuh Kristus adalah fondasi penting dalam menjalankan panggilan pelayanan di tengah tantangan zaman. Persekutuan ini juga menjadi sarana penyelarasan hati dan visi pelayanan MPW GBT ke depan. 

Hamba-hamba Tuhan GBT didorong untuk melangkah bersama dengan satu tujuan, saling mendukung, dan berkomitmen melayani dengan integritas serta semangat pengabdian yang baru. 

Diharapkan, dari persekutuan awal tahun ini lahir langkah-langkah strategis yang membawa dampak positif bagi gereja, jemaat, dan masyarakat, demi kemuliaan nama Tuhan.

Pdt. Carlos Coessoy, S.Th.
Gembala Sidang
GBT Kristus Pengasih Muncar

Dalam renungannya, Pdt Carlos Coessoy, S.Th menegaskan dalam tema awal tahun 2026 "Mengenal Anugerah Tuhan Yesus Kristus dan Karya-Nya (Roma 1:16)" bahwa apa yang kita alami hari ini merupakan Anugerah Tuhan. 

Lanjut beliau: kalau kita dapat melewati tahun 2025 itu semua adalah dalam pimpinan Anugerah'Nya yang kekal, orang Yahudi diselamatkan karenan Perjanjian, kita golongan Yunani diselamatkan oleh karena iman dalam Anugerah Tuhan (Efesus 2:9 - tutur Pdt. Carlos C). 

Sebagai penutup, Persekutuan Pendeta MPW GBT Awal Tahun 2026 ini menjadi momentum rohani yang meneguhkan kembali panggilan pelayanan setiap hamba Tuhan untuk tetap bersatu dalam kasih Kristus dan melangkah dalam Anugerah Bapa searah dalam visi yang Tuhan percayakan. 

Melalui kebersamaan, doa, dan persekutuan yang terbangun, para Pejabat Gereja dikuatkan untuk terus menjaga kesatuan hati, saling menopang, dan mengutamakan kasih sebagai dasar dalam setiap bentuk pelayanan.

Pdt. Maria Cisca Diharja
(Gembala Sidang GBT Bethesda WTC Banyuwangi) 

Kiranya persekutuan ini tidak berhenti sebagai sebuah pertemuan awal tahun, tetapi menjadi titik awal bagi langkah-langkah nyata dalam pelayanan yang berdampak. 

Pdm. Ermiet J, S.Pd (Ketua MPW BYW)

Dengan tuntunan Roh Kudus, para pejabat Gereja MPW GBT diharapkan semakin kokoh dalam iman, dewasa dalam karakter, dan setia melayani jemaat serta masyarakat. 

Pdt. Simon Susanto, S.Th

Dalam kesatuan kasih dan visi yang sejalan, pelayanan ke depan akan semakin efektif, membawa berkat, dan memuliakan nama Tuhan di setiap bidang kehidupan. Tuhan Yesus memberkati. 


Team Musik GBT Jemaat "Bethesda WTC" BYW 

Red. Adiel Stevanus, M.Th

Jumat, 26 Desember 2025

ANTARA DAMAI SEJAHTERA & TANTANGAN_GBT "RUMAH DOA" BENCULUK

Foto ilustrasi AI - saat Pdt.Marthin Lamba
di balik jeruji besi demi Injil Kristus

Natal bukan hanya kisah tentang kelahiran Sang Juruselamat di palungan yang sunyi, tetapi juga tentang keberanian iman di tengah tantangan dan penderitaan. Di balik terang lilin dan nyanyian sukacita, Natal mengingatkan bahwa damai sejahtera sering kali lahir melalui jalan salib. Seperti Yesus yang datang ke dunia yang menolak-Nya, demikian pula banyak hamba Tuhan dan umat percaya yang harus membayar harga untuk tetap setia pada panggilan Allah.

Pdt. Marthin Lamba, S.Th 
(Gembala Sidang GBT Rumah Doa Benculuk) 

Di Banyuwangi, tahun 1977 menjadi saksi nyata tantangan tersebut. Seorang pendeta bernama Marthin Lamba (Toraja) harus merasakan dinginnya jeruji penjara selama dua hari di kantor Koramil Kecamatan Cluring karena harus diamankan oleh pihak berwajjb demi menghindari amukan masa. Hal tersebut sejatinya lebih kepada iman yang kuat dalam memperjuangkan jemaat perintisan yang dilayaninya. 

Jemaat pada gereja rintisan tersebut sempat mengalami teror, dilempari batu oleh oknum tidak dikenal, bahkan didemo oleh sekelompok masyarakat yang bersikap intoleran, suasanapun turut mencekam pada saat kejadian (1977). 

Pdt. Marthin bersama isteri

Namun di tengah tekanan, ancaman, dan ketidakadilan, iman tidak padam. Seperti terang Natal yang tak dapat dikalahkan oleh kegelapan, keteguhan hati Pendeta Marthin Lamba, S.Th menjadi kesaksian bahwa kasih Kristus tetap bekerja melalui keberanian, pengorbanan, dan kesetiaan. Natal, dalam kisah ini, bukan hanya perayaan, melainkan panggilan untuk berdiri teguh membawa damai sejahtera Allah, sekalipun harus melalui penderitaan.

Keluarga Pdt. Marthin Lamba
(anak-anak & menantu) 

Lambat laun, eksistensi Gereja Bethel Tabernakel domisili Desa Benculuk dapat diterima oleh sebagian besar masyarakat, bahkan pemerintahan lokal (Forpimka) dapat menerima keberadaan GBT Rumah Doa. Hal itu bisa dibuktikan dengan adanya komunikasi antara Forpimka dengan Gembala Sidang setiap tahunnya. Haleluya

Pujian oleh Team PAW
GBT "Rumah Doa" Benculuk 

Kembali kepada momen Natal, Ibadah Perayaan Natal Gereja Bethel Tabernakel Rumah Doa Benculuk dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Desember 2025, pukul 16.00 WIB, dalam suasana penuh sukacita, kekhusyukan, dan kebersamaan. Dengan mengusung tema “Fiman jadi Manusia” berdasarkan Yohanes 1:14, ibadah ini menjadi momentum iman untuk merayakan kelahiran Sang Juru Selamat yang membawa terang dan 🌧damai bagi seluruh umat manusia.

Doa Firman: Pdm. Samuel AR 

Ibadah diawali dengan doa pembukaan, sebagai ungkapan syukur dan penyerahan penuh kepada Tuhan, memohon agar seluruh rangkaian ibadah berjalan dalam tuntunan Roh Kudus dan memuliakan nama-Nya.

Puji Sembah

Selanjutnya, jemaat memasuki hadirat Tuhan melalui puji-pujian bersama tim Praise and Worship, yang membangkitkan semangat penyembahan dan mengarahkan hati jemaat kepada makna sejati Natal, yaitu kasih dan damai sejahtera dari Allah.

Ibadah dilanjutkan dengan persembahan pujian dari Kaum Wanita GBT, yang mempersembahkan pujian dengan penuh ketulusan sebagai ungkapan iman, syukur, dan pengharapan akan damai Kristus yang nyata dalam kehidupan keluarga dan gereja.

Tidak ketinggalan juga perform puji-pujian dari kaum pria yang menghadirkan suasana Penggunaan kepada Tuhan sebagai bentuk ucapan syukur yang mendalam atas penyertaan Tuhan selama berdirinya Gereja hingga saat ini. 

Anak-anak sekolah minggupun tidak kalah dengan orang tua bahkan nenek-kakek mereka yang lebih dahulu perfom dalam memuji Tuhan. Sukacita meliputi hati serta pikiran mereka untuk menyembah Tuhan. Praise the Lord. 


GBT Jemaat "Rumah Doa" Benculuk

Pada sesi Firman Tuhan (Pdt. Sugito, S.Th), jemaat menerima pelayanan firman dengan tema "Firman Jadi Manusia” (Yohanes 1:14) yang menegaskan bahwa kelahiran (Inkarne) Yesus Kristus memiliki visi untuk menjadi terang dan membebaskan setiap orang yang percaya kepadaNya dari belenggu dosa dan membawa damai yang sejati—damai dengan Allah, damai dengan sesama, dan damai dalam hati—yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah keluarga dan masyarakat.

Firman Tuhan; Pdt. Sugito, S.Th
(GKAI Siliragung) 

Setelah pemberitaan firman, ibadah dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia Natal, yang menyampaikan rasa syukur, ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, serta harapan agar perayaan Natal ini membawa berkat dan damai bagi semua yang hadir.

Ketua Panitia Natal (Bp. Yuto) 

Berikutnya, sambutan Kepala Kepolisian Sektor Kecamatan Cluring disampaikan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya ibadah Natal, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga kerukunan, toleransi, dan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat.

Babinsa Kec. Cluring

Kemudian, sambutan Pimpinan Jemaat, Bapak Pendeta Marthin Lamba, S.Th, menjadi peneguhan rohani bagi jemaat, mengajak seluruh hadirin untuk terus hidup dalam damai sejahtera Kristus serta menjadi pembawa damai di mana pun Tuhan menempatkan kita.

Ibu Kepala Dusun Purwosari

Ibadah Perayaan Natal ditutup dengan doa penutup, memohon berkat, perlindungan, dan damai sejahtera Tuhan menyertai seluruh jemaat dan tamu undangan dalam kehidupan sehari-hari.

Bapak Babinsa & Ibu Kadus

Sebagai penutup kebersamaan, seluruh jemaat dan tamu undangan mengikuti ramah tamah prasmanan, sebagai wujud persekutuan kasih, sukacita, dan persaudaraan dalam suasana Natal yang penuh damai.

Suasana Natal GBT Rumah Doa Benculuk

Kiranya melalui Ibadah Perayaan Natal ini, damai sejahtera dari Kristus sungguh nyata dan terus hidup di tengah Gereja, keluarga, dan masyarakat. Amin✨✝️

Ketua Pelaksana Natal dan Babinsa



Red. Adiel Stevanus, M,Th

Kamis, 25 Desember 2025

PANGGILAN UNTUK MENJADI PEMBAWA DAMAI - GBT TEMUREJO-BANYUWANGI


Pdm. Samuel AR.
Gembala Sidang GBT "Jemaat"
Kristus Penyelamat Temurejo - Banyuwangi

Natal mengingatkan kita bahwa kelahiran Yesus Kristus membawa damai sejahtera bagi seluruh bumi, sebuah Damai yang berasal dari kasih Allah dan dinyatakan kepada semua manusia. 

Team PAW GBT Temurejo

Damai itu tidak berhenti sebagai berita sukacita, melainkan menjadi panggilan hidup bagi setiap umat percaya. Di tengah dunia yang penuh perbedaan, luka, dan pertentangan, kita dipanggil untuk menjadi pembawa damai—menghadirkan kasih di tengah kebencian, pengampunan di tengah kesalahan, serta pengharapan di tengah keputusasaan. 

Semangat Jemaat Lokal dalam Pelaksanaan Ibadah Natal

Dengan meneladani Kristus Yesus yang telah lahir dalam kesederhanaan dan kasih, umat Tuhan diutus untuk mewujudkan damai sejahtera di bumi melalui sikap, perkataan, dan perbuatan nyata, sehingga terang Natal terus bersinar dan memuliakan Allah bagi dunia.

Sambutan Ketua Panitia Natal; 
Bp. Agus

Pukul 17.00 WIB, Perayaan ibadah Natal di GBT Temurejo (25 Desember'25) berlangsung dengan penuh sukacita dan kemeriahan, dihadiri oleh jemaat lokal yang datang dengan hati bersyukur dan semangat yang besar. 


Sejak awal ibadah, suasana dipenuhi pujian, penyembahan, dan kebersamaan yang hangat, mencerminkan sukacita atas kelahiran Yesus Kristus. Antusiasme jemaat terlihat dalam setiap rangkaian ibadah, di mana kebersamaan dalam iman semakin dikuatkan. 


Mengambil Tema Sinode GBT dalam Kitab Lukas 2:14, Melalui perayaan Natal ini, jemaat GBT Temurejo kembali diteguhkan melalui renungan FA oleh HambaNya (Pdm. Samuel AR) supaya Jemaat dapat hidup dalam kasih, damai sejahtera, dan pengharapan yang dibawa oleh Sang Juruselamat bagi dunia.

Pdm. Jati Dyah (Pengurus MPW GBT Banyuwangi)

Jemaat GBT Temurejo dengan penuh iman turut menaikkan doa bagi setiap pergumulan akan kebutuhan yang sedang dihadapi, khususnya dalam proses pelunasan pembelian sebidang tanah yang akan digunakan sebagai lahan parkir gereja.


Melalui kebersamaan dalam doa, jemaat menyerahkan seluruh rencana dan kebutuhan ini ke dalam tangan Tuhan, percaya bahwa Tuhan yang memulai karya-Nya akan menyertakannya hingga tuntas. 

Dengan hati yang bersatu, jemaat memohon hikmat, kelancaran, dan berkat Tuhan, sambil tetap melangkah dalam ketaatan, pengharapan, dan semangat saling mendukung demi kemajuan pelayanan dan kenyamanan bersama di GBT Temurejo. 🙏

Meskipun demikian, keseruan tetap terjaga di acara Ibadah tersebut, Jemaat dengan senang hati membagikan beberapa bingkisan Natal melalui sistem Doorprize yang nantinya hadiah tersebut bermanfaat untuk kebutuhan Rumah Tangga.😇

Acara Jamuan AYCE (All You Can Eat) 

Kiranya kemuliaan bagi Allah Bapa kita dan Tuhan Yesus memberkati Gembala Sidang serta Keluarga juga seluruh Sidang Jemaat GBT Kristus Penyelamat Temurejo Banyuwangi sampai maranatha, Tuhan Yesus datang kali kedua. Amin3

Red. Adiel Stevanus, M.Th

Rabu, 24 Desember 2025

NATAL DALAM BINGKAI DAMAI SEJAHTERA-GBT SELOREJO

Natal bersama GBT Selorejo Banyuwangi

Natal hadir sebagai undangan ilahi untuk kembali merasakan damai sejahtera yang sejati, damai yang lahir dari kasih Allah melalui kelahiran Yesus Kristus. Di tengah dunia yang penuh kegelisahan, Natal mengingatkan kita bahwa terang Tuhan sanggup mengalahkan kegelapan dan menghadirkan ketenangan di hati yang percaya. 

Dirayakan dengan penuh semangat

Damai sejahtera itu bukan sekadar ketiadaan masalah, melainkan kehadiran Tuhan yang menyertai setiap langkah hidup kita. Melalui Natal, kita dipanggil untuk menjadi pembawa damai—mengasihi tanpa syarat, mengampuni dengan tulus, dan hidup dalam pengharapan yang baru, sehingga damai Kristus nyata dalam keluarga, gereja, dan kehidupan sehari-hari.

Doa Pembukaan: Pdp. Adiel S
(Perwakilan Pengurus MPW GBT) 

GBT Selorejo-Banyuwangi turut menjadi bagian dalam pembawa Damai Sejahtera TUHAN, tanggal 24 Desember'25 malam, mengadakan perayaan ibadah Natal bersama Jemaat dengan penuh sukacita, di bawah Penggembalaan Ibu Pdp. Magdalena Ngani, GBT Selorejo bereksistensi hingga saat ini (2025), meskipun Ibu Gembala belum maksimal dalam melayani karena kondisi fisiknya, tetapi tidak mengurangi semangat Pengurus serta Jemaat dalam merayakan Ibadah Natal. 

Suasana Natal bersama Jemaat GBT Selorejo

Perayaan Ibadah Natal begitu meriah, Jemaat turut ambil bagian dalam pelayanan hingga acara Ibadah terselenggara dengan penuh Sukacita, HambanNya (Pdt. Boas S) dalam renungan menyampaikan bahwa Sukacita Damai Natal harus kita pancarkan ke dalam kehidupan Keluarga dan Sesama, sehingga Kasih Kristus dapat dirasakan oleh semua orang (Pdt. Boas Suryantoro, S.Th), yang diambil dari Injil Lukas 2:14.

Pdt. Boas Suryantoro, S.Th (Ketua MPD 3) 

Ibadah perayaan Natal di GBT Selorejo tetap dilaksanakan dengan penuh syukur dan pengharapan, meskipun pada momen ini Ibu Pendeta (Magdalena Ngaji) tidak dapat hadir bersama kita karena kondisi kesehatan. 

Kehadiran beliau mungkin terbatas secara fisik, namun harapan, kasih, doa, serta penggembalaannya tetap hidup di tengah jemaat. Natal mengingatkan kita bahwa Kristus hadir bukan karena kelengkapan keadaan, melainkan karena kasih-Nya yang setia. 

Ketua Majelis Jemaat GBT Selorejo
(Bp. Joko Daud Soesilo) 

Dengan hati yang bersatu, jemaat melangkah bersama dalam sukacita Natal, saling menguatkan, mensuport serta mendoakan kesembuhan bagi Ibu Pendeta, dan meneguhkan iman bahwa Tuhan yang lahir di Betlehem adalah Tuhan yang menyertai dan memulihkan. 

Doa Firman Tuhan oleh;
Bp. Pdm. Yason W

Dalam semangat kebersamaan itulah, Natal tetap menjadi perayaan penuh damai, harapan, dan kasih yang tidak tergoyahkan, meskipun suasana dan cuaca terang mengiringi acara Ibadah Natal. 

Doa Penutup oleh;
Pdm. Samuel Agus Riyadi

Kita doakan bersama, kiranya GBT Selorejo Banyuwangi dalam Perlindungan Bapa selamanya, Jemaat diberkati dan semua permasalahan mendapatkan solusi terbaik dari Sorga sampai Maranatha, Tuhan Yesus datang kali kali kedua. Amin3 🙏🙏🙏🙏. 

Suasana Ibadah Natal GBT Selorejo

AYCE (All You Can Eat)

Kehadiran Jemaat 

Youth & Team PAW


Red. Adiel Stevanus, M.Th

W-GBT MPW BANYUWANGI-MPD 3

  W-BT MPW BANYUWANGI Ibadah Wanita merupakan program pelayanan rohani yang diinisiasi oleh Sinode Gereja Bethel Tabernakel (GBT), khususnya...