![]() |
| GBT Kristus Ajaib Banyuwangi |
![]() |
| Pantai Mustika Banyuwangi Pesanggaran |
Dalam perspektif antropologi dan sosiologi, ulang tahun dimaknai sebagai ritual sosial yang bermakna lebih mengarah kepada simbolis dalam budaya tertentu. Perayaan hari jadi berfungsi sebagai ritus peralihan (rite of passage), pada pemikiran tertentu momen perayaan adalah sebagai penanda pertambahan usia dan kadang perubahan status sosial dari anak-anak ke remaja atau dari remaja ke tahapan yang lebih. Momen ulang tahun juga dapat menambah serta memperkuat sebuah identitas atas individu dalam suatu kelompok dan menjadi bagian dari tradisi keluarga atau komunitas.
Ketua Umum MPP GBT Bapak. Pdt. Dr. Henoch Soetopo, M.Th
Ditinjau dari sudut pandang psikologi perkembangan, perayaan ulang tahun merupakan momen introspektif yang sering dihubungkan dengan penilaian diri, tujuan hidup, dan pencapaian perkembangan, juga dapat berdampak pada kesejahteraan emosional, baik positif (misalnya rasa dicintai dan dihargai) maupun negatif (misalnya kecemasan usia atau "birthday blues").
Pdt. Darwin Darmawan-Sekum PGI
Dalam kajian dalam ruang Budaya, ulang tahun juga merupakan porsi dari konstruksi budaya; makna juga cara perayaannya bervariasi dan tergantung pada konteks budaya, agama, dan sejarah. Dalam beberapa budaya memiliki pandangan bahwa ulang tahun bukanlah hal penting, sedangkan dalam budaya lain juga justru menjadi momen yang sangat sakral.
![]() |
| GBT Pulau Muna Sulawesi Tenggara |
Tradisi merayakan ulang tahun telah ada sejak zaman kuno, misalnya pada peradaban Mesir, Yunani, dan Romawi, meskipun maknanya dahulu lebih bersifat religius atau mistis, Kejadian 40;20, Matius 14:6,
Salah satu Catatan penting pada sebuah dokumen gereja "The Coptic Didascalia Apostolorum" (Arab: al-Dustur ar-Rasuliyyah) di mana edit awal-awal dikerjakan oleh Bapa Gereja Hypolitus sebagai berikut: "Saudara2ku, peliharalah perayaan kelahiranNya (Natal) setiap tahun pada tgl 25 bulan ke 9 Ibrani (disebut bulan Kislev, yaitu tanggal 29 bulan ke 4 Mesir (disebut bulan Khiyah)".
Reference:
Markus Aziz Khalil, The Coptic Orthodox Church (Montreal, Canada: The Coptic Orthodox Pariarchate, t.t.), pg.35)
http://en.wikipedia.org/wiki/Ancient_Church_Orders
http://en.wikipedia.org/wiki/Didache
http://en.wikipedia.org/wiki/Didascalia_Apostolorum
Getting Better Together (GBT)
Secara kajian akademis, ulang tahun bukan sekedar momen pribadi, tetapi merupakan fenomena sosial dan budaya yang mencerminkan nilai-nilai, tradisi, dan persepsi manusia terhadap waktu, pertumbuhan, dan eksistensi individu maupun komunitas dalam skala besar.
![]() |
| Bapak Pdt. Boas S, S.Th. bersama Isteri (Ketua MPD 3) |
Pada tanggal 29 Mei 1957, Badan Persekutuan Gereja Beth-El Tabernakel Seluruh Indonesia (BPGBT) kemudian diperbaharui dengan Surat Keputusan Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI No. 109/2019, tanggal 8 Februari 2019, di dalamnya telah disahkan nama Gereja Badan Persekutuan Gereja Beth-El Tabernakel diubah menjadi Gereja Beth-El Tabernakel (GBT) - Keputusan Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI 305/2022-Jakarta 29 Juni 2022. Reference: https://gbt.or.id/sejarah/.
Dengan berjalannya waktu tentu bukan hal yang mudah untuk usia GBT yangke 68 tahun (1957-2025), suka duka, rintangan halangan sempat mewarnai pertumbuhan Gereja Beth-El Tabernakel, 68 tahun bukanlah usia sebuah komunitas rohani yang kaleng-kaleng justru menunjukkan kematangan serta kedewasaan dalam sebuah komunitas.
Perayaan HUT 68 GBT gereja lokal Banyuwangi
Gereja Beth-El Tabernakel pada tahun 2025 tidak hanya berusia dengan istilah Perak lagi (25 tahun perjalanan) bahkan melampaui usia Emas (50 tahun) dalam istilah klasifikasi, di mana 50 tahun berjalan GBT berada dalam pencapaian yang luar biasa dengan simbol Kekuatan serta Kesetiaan. Momen perayaan Hari Jadi GBT pada saat ini berada pada istilah Usia Berlian (68 tahun) yang memiliki pencapaian yang dapat dikatakan sangat langka dan memposisikan dirinya memiliki simbol kekuatan serta pengalaman yang sangat matang serta kesetiaanterhadap kebenaran yang tak tergoyahkan, yang teruji dan istimewa, memiliki komitmen secara signifikan dalam organisasi.
Ibadah perayaan HUT GBT 68 dan Kenaikkan Tuhan Yesus
Dalam merayakan momen hari terbentuknya GBT tentunya sangat beragam dengan apresiasi yang diberikan oleh seluruh anggota kepada organisasi tercintanya, beberapa di antaranya menyuguhkan apresiasi berupa Ibadah Ucapan Syukur, Berdoa bersama gereja lokal, Berfoto bersama jemaat juga suami isteri dengan aplikasi twibbonz dengan berbagai ekspresi (https://twibbo.nz/hutgbt68), ada juga dengan Potong Tumpeng, Makan bersama, Ibadah di tempat wisata dan lain sebagainya.
Keseruan Perayaan HUT GBT 68 & Ibadah Kenaikkan Tuhan Yesus
Tidak lupa Bapak Ketua Umum MPP GBT (Pdt. Dr. Henoch Soetopo, M.Th) memberikan sambutannya dengan motivasi yang luar biasa agar GBT "menjadi pelita yang memberi cahaya dan tetap bersinar dengan warna Tabernakel berdasarkan Firman Tuhan yang kita miliki di tengah perkembangan Dunia". Ketua MPR GBT (Pdt. Ir. Timotius Subekti) juga turut membangun dalam pesan beliau kepada GBT yang dikutip dari Surat Kolose 3:14 dengan narasi "Melupakan yang di belakang dan memandang ke depan yang tetap terikat dengan KASIH kepada Allah saja". Wakil Ketua Majelis Pembina GBT (Bapak Pdt. Dr. Lukas Soetopo) juga memberikan nasihatnya supaya GBT tetap memiliki semangat Pentakosta dalam memuridkan, mengutus untuk menjangkau jiwa-jiwa bagi kemuliaan Kristus.
Kiranya GBT semakin jaya dalam segala pertumbuhan serta perkembangan baik secara Kualitas juga Kuantitas samapi Maranatha.
Ucapan Syukur
Dirgahayu 68 tahun GBT
Red. Adiel Stevanus, M.Th





Tidak ada komentar:
Posting Komentar