 |
| Rapimda MPD3_Pandaan Pasuruan |
Pada hakekatnya, birokrasi merupakan eksistensi sistem dalam organisasi yang memiliki struktur secara hierarki dengan aturan-aturan yang terarah guna mengatur aktivitas sebuah organisasi. Birokrasi dapat dijumpai pada organisasi, lembaga baik pemerintahan, perusahaan, maupun lembaga sosial dan keagamaan. Beberapa karakteristik yang dimiliki dalam birokrasi adalah;
- Mempunyai struktur yang hierarkis.
- Visible.
- Job Description tersistematis.
- Penetapan keputusan yang terorganisir.
Beberapa keuntungan pasti didapat saat organisasi menjalankan perannya sesuai dengan birokrasi yang sesuai dengan pola dan tatanan, beberapa di antaranya:
- Efisiensi: birokrasi dapat menumbuhkan efisiensi dalam pengelolaan organisasi dengan menempatkan struktur yang jelas.
- Konsistensi: dapat mengembangkan konsistensi dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan aktivitas organisasi.
- Kontrol dan Evaluasi: keuntungan selanjutnya adalah dapat meningkatkan pengawasan dalam organisasi dengan memiliki struktur hierarkis yang baik.
Secara keseluruhan, birokrasi dapat menjadi alat atau sistem yang efektif dalam organisasi serta jika dijalankan sesuai dengan tatanan dan memiliki keseimbangan antara struktur dan fleksibilitas.
Salah satu bagian penting dari birokrasi adalah aktivitas Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda), di mana proses pertemuannya diadakan oleh pimpinan daerah pada instansi atau lembaga masing-masing sesuai dengan wilayahnya, dengan tujuan guna mengambil keputusan mengenai subjek penting juga strategis yang terkait dengan kesejahteraan administratif untuk anggota dalam lingkup daerah. Adapun tujuan dari birokrasi Rapimda beberapa di antaranya adalah;- Mengambil Keputusan Strategis.
- Membahas Isu-isu Penting.
- Meningkatkan Koordinasi: artinya guna memaksimalkan koordinasi antara pimpinan daerah dan wilayah. (kondisional)
Rapimda pada prinsipnya dapat mengembangkan efisiensi dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan pembangunan organisasi. Di lain faktor juga dapat meningkatkan koordinasi antar pimpinan serta anggota dalam menjalankan visi misinya. Dan tidak kalah penting adalah berpotensi memaksimalkan transparansi dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program organisasi. Konklusi; bahwa Rapimda adalah forum krusial bagi pimpinan untuk membahas serta mengambil keputusan terkait isu strategis dan esensial terkait dengan program kerja yang nantinya akan mengarah kepada kesejahteraan anggota serta secara umum organisasi.
Sinode Gereja Bethel Tabernakel (GBT) merupakan salah satu lembaga keagamaan yang ada di Indonesia, menjelang ulang tahunnya yang ke 68, Sinode GBT telah melangsungkan Rapimda setelah Rakernas 2 di Balikpapan oleh 8 MPD (Majelis Pimpinan Daerah) dengan waktu pelaksanaan yang berbeda di wilayah masing-masing. Demikian juga MPD 3 sudah mengambil bagiannya dalam Rapimda yang diselenggarakan pada tanggal 1 Mei 2025 di GBT KAO (Kristus Alfa Omega) DurenSewu Pandaan Pasuruan Jawa Timur yang digembalakan oleh Pdt. Yonatan Riko Suhendro, M.Th.
 |
| Pdt. Dr. Daud H Soesilo, Ph.D (Ketua 1 MPP) |
Adapun acara Rapimda MPD3 dilaksanakan dengan penuh khidmat serta sukacita, dihadiri oleh Pdt. Dr. Henoch Soetopo, M.Th selaku Ketua Umum GBT, juga hadir dari perwakikan MPP (Majelis Pimpinan Pusat) Pdt. Dr. Daud H Soesilo, Ph.D. sebagai Ketua 1. Majelis Pertimbangan Rohani Bapak Pdt. Johannes Irwanto Ronggosukeno juga turut menyaksikan gelaran Rapimda MPD3.
Acara ceremonial Rapimda dipimpin oleh Pdp. Yance Watimuri, S.Th dari MPW (Majelis Pimpinan Wilayah) Banyuwangi dengan karakteristik beliau yang dapat memecahan suasana serta dilanjutkan doa pembukaan oleh Pdt Sardin Silaban dari MPW Madiun. Sebagai organisasi atau lembaga keagamaan yang taat, tidak lupa dalam pembukaan acara Rapimda turut menyanyikan lagu *wajib Indonesia Raya dikomandoi oleh Pdm. Ermiet Junaedhy (Ketua Wilayah Banyuwangi) dengan semangat kebangsaan.
Kurang lengkap jika Ketua MPD 3 Pdt. Boas Suryantoro, S.Th tidak memberikan sambutan pada acara Rapimda, menjelaskan dalam sambutannya bahwa;
"Dengan menjalin sinergi dan kerjasama yang baik serta kekompakan antara Pengurus MPD dengan Pengurus MPW se-MPD 3, maka pelaksanaan tugas dalam penatalayanan di lingkup wilayah kerja MPD 3 akan berjalan dengan baik".
Disusul sambutan berikutnya dari utusan MPP Pdt. Dr. Daud H Soesilo. Prakata berikutnya dalam pembukaan Rapimda oleh Pdt. Johannes Irwanto Ronggosukeno.
 |
| Pdt. Boas Suryantoro, S.Th (Ketua MPD 3) |
Dalam acara sidang rapat, Pdt. Boas Suryantoro, S.Th sebagai Ketua MPD 3 memimpin serta memandu acara tersebut dengan pendekatan akomodatif, dengan metode beliau yaitu menampung aspirasi para anggota sinode GBT di daerah yang juga didampingi oleh Pdt. Yosua Sugiantoro selaku sekretaris MPD 3. Turut menemani di barisan depan (meja sidang) yaitu Pdt. Boedi Agus Tjandra, S.Th., M.A. serta Pdt. Dr. Daud H Soesilo, Ph.D tidak ketinggalan juga Pdt. Johannes Irwanto Ronggosukeno.
 |
| Pdt. Johannes Irwanto Ronggosukeno (MPR) |
Dalam sidang rapat pimpinan daerah tertanggal 1 Mei 2025 menghasilkan beberapa poin penting terkait program kerja MPD 3, beberapa poin di antaranya adalah:
A. Wewenang Rapimda sesuai AD bab VII pasal 22 poin 5b;
- Evaluasi Program Kerja dalam 1 tahun berjalan
- Revisi Program Kerja
- Membahas serta menemukan solusi terkait permasalahan yang menjadi tanggung jawab MPD
B. Wewenang Rapimda_SK Rakernas ke 2- Sinkronisasi data pejabat gereja daerah
- Mendata pejabat gereja terdampak SK Rakernas ke 2 di antaranya:
- Pejabat tahbisan Pdp.Tk
- Pejabat yang ditahbiskan di MUBES 2023 dengan deskresi DPT
- Pejabat yang tidak aktiv secara kehadiran
 |
| Sidang Rapimda MPD 3 |
Setelah tindakan akmodatif pengurus MPD 3 dilaksanakan, maka acara dilanjutkan dengan Ibadah Paskah bersama anggota sinode MPW MPD 3 yang hadir dengan jemaat lokal GBT KAO. Ketua Sinode GMS (Gereja Mawar Saron) Ps. Jusuf Soegiarto Soetanto turut memberi semangat serta sukacita pada acara Ibadah Paskah tersebut yang dihadiri sekitar 250 jiwa.
Renungan Firman Tuhan dibawakan oleh Hamba-Nya Pdt. Dr. Daud H Soesilo, Ph.D dengan inti Firman pada saat itu adalah pembahasan mengenai Makna Paskah; dalam bahasa Yunani; πάσχα dan Ibrani פֶּ֥סַח memiliki pengertian "terlewati oleh kematian" karena ada darah pada ambang pintu rumah (hati). Poin renungan paskah berikutnya adalah "Menikmati Paskah dalam damai sejahtera (shalom)".
Pujian oleh Ibu-Ibu/Isteri Pejabat Gerejawi
Dengan penuh semangat serta sukacita, seluruh pejabat gereja yang hadir turut andil dalam mempersembahkan pujian bagi Tuhan ciri khas GBT, yaitu nyanyian Tabernakel Glory no 166 "Ya, untungku besar jika Yesus milikku" (cetakan ke XIII tahun 1989). Ibu-ibu atau isteri pejabat gerejawi hadir di mimbar turut menyanyikan pujian no 115 "Tiap langkahku" Tabernakel Glory. Hal tersebut tentunya menjadi motivasi positif tersendiri ketika berkumpul bersama rekan-rekan Hamba Tuhan dan saling memberi semangat ketika saatnya kembali ke dalam pelayanan gereja lokal masing-masing (tutur Pdm. Jati Diyah).
Pujian oleh Bapak-bapak Pejabat Gerejawi
Puncak ibadah paskah bersama Pejabat Gereja Sinode GBT MPD 3 dengan mengadakan Perjamuan Kudus yang dipimpin oleh Hamba-Nya Pdt. Dr. Henoch Soetopo, M.Th dengan khitmad serta pengurapan Roh Kudus guna mengingat kembali karya penebusan-Nya yang sempurna untuk umat manusia, supaya kita yang percaya dalam nama Tuhan Yesus Kristus (Yeshua Hamashiach) tetap senantiasa bersekutu dengan-Nya sampai maranatha.
 |
| Pdt. Dr. Henoch Soetopo, M.Th (KeTum Sinode GBT) |
Penutupan acara Rapimda MPD 3 akhiri dengan acara spesial doa dan ibadah ucapan syukur GBT KAO DurenSewu Pandaan yang ke 50 tahun, penyertaan Tuhan begitu nyata bagi gereja-Nya sehingga eksistensi gereja GBT KAO dijaga-Nya dengan sempurna selama 50 tahun berjalan dan ke depannya pemeliharaan-Nya pasti nyata sampai Maranatha, Tuhan datang kali yang ke 2. Haleluya, Amin
 |
| Pdt. Yonatan Riko Suhendro, M.Th. (Gembala Sidang GBT KAO) |
Red. Adiel Stevanus, M.Th
Tidak ada komentar:
Posting Komentar