Wikipedia

Hasil penelusuran

Kamis, 29 Mei 2025

DIRGAYAHU GBT 68 TAHUN: MERAYAKAN PERJALANAN, MENYONGSONG MASA DEPAN


GBT Kristus Ajaib Banyuwangi
Memperingati hari jadi atau kelahiran merupakan peringatan tahunan terhadap hari serta tanggal kelahiran seseorang maupun kelompok (golongan), kegiatan tersebut yang biasanya dirayakan sebagai bentuk refleksi, penghargaan terhadap kelangsungan sebuah kehidupan, bisa juga momen tersebut sebagai penanda perjalanan waktu dalam konteks sosial serta psikologis.

Pantai Mustika Banyuwangi Pesanggaran 

Dalam perspektif antropologi dan sosiologi, ulang tahun dimaknai sebagai ritual sosial yang bermakna lebih mengarah kepada simbolis dalam budaya tertentu. Perayaan hari jadi berfungsi sebagai ritus peralihan (rite of passage), pada pemikiran tertentu momen perayaan adalah sebagai penanda pertambahan usia dan kadang perubahan status sosial dari anak-anak ke remaja atau dari remaja ke tahapan yang lebih. Momen ulang tahun juga dapat menambah serta memperkuat sebuah identitas atas individu dalam suatu kelompok dan menjadi bagian dari tradisi keluarga atau komunitas.

Ketua Umum MPP GBT Bapak. Pdt. Dr. Henoch Soetopo, M.Th

Ditinjau dari sudut pandang psikologi perkembangan, perayaan ulang tahun merupakan momen introspektif yang sering dihubungkan dengan penilaian diri, tujuan hidup, dan pencapaian perkembangan, juga dapat berdampak pada kesejahteraan emosional, baik positif (misalnya rasa dicintai dan dihargai) maupun negatif (misalnya kecemasan usia atau "birthday blues").

Pdt. Darwin Darmawan-Sekum PGI

Dalam kajian dalam ruang Budaya, ulang tahun juga merupakan porsi dari konstruksi budaya; makna juga cara perayaannya bervariasi dan tergantung pada konteks budaya, agama, dan sejarah. Dalam beberapa budaya memiliki pandangan bahwa ulang tahun bukanlah hal penting, sedangkan dalam budaya lain juga justru menjadi momen yang sangat sakral.

GBT Pulau Muna Sulawesi Tenggara

Tradisi merayakan ulang tahun telah ada sejak zaman kuno, misalnya pada peradaban Mesir, Yunani, dan Romawi, meskipun maknanya dahulu lebih bersifat religius atau mistis, Kejadian 40;20, Matius 14:6,
Dalam dokumen kuno "THE COPTIC DIDASCALIA APOSTOLORUM (189 MASEHI)"
Salah satu Catatan penting pada sebuah dokumen gereja "The Coptic Didascalia Apostolorum" (Arab: al-Dustur ar-Rasuliyyah) di mana edit awal-awal dikerjakan oleh Bapa Gereja Hypolitus sebagai berikut: "Saudara2ku, peliharalah perayaan kelahiranNya (Natal) setiap tahun pada tgl 25 bulan ke 9 Ibrani (disebut bulan Kislev, yaitu tanggal 29 bulan ke 4 Mesir (disebut bulan Khiyah)".

Reference:
Markus Aziz Khalil, The Coptic Orthodox Church (Montreal, Canada: The Coptic Orthodox Pariarchate, t.t.), pg.35)
http://en.wikipedia.org/wiki/Ancient_Church_Orders
http://en.wikipedia.org/wiki/Didache
http://en.wikipedia.org/wiki/Didascalia_Apostolorum

Getting Better Together (GBT)

Secara kajian akademis, ulang tahun bukan sekedar momen pribadi, tetapi merupakan fenomena sosial dan budaya yang mencerminkan nilai-nilai, tradisi, dan persepsi manusia terhadap waktu, pertumbuhan, dan eksistensi individu maupun komunitas dalam skala besar.

Bapak Pdt. Boas S, S.Th. bersama Isteri (Ketua MPD 3)

Pada tanggal 29 Mei 1957, Badan Persekutuan Gereja Beth-El Tabernakel Seluruh Indonesia (BPGBT) kemudian diperbaharui dengan Surat Keputusan Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI No. 109/2019, tanggal 8 Februari 2019, di dalamnya telah disahkan nama Gereja Badan Persekutuan Gereja Beth-El Tabernakel diubah menjadi Gereja Beth-El Tabernakel (GBT) - Keputusan Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI 305/2022-Jakarta 29 Juni 2022. Reference: https://gbt.or.id/sejarah/.

Dengan berjalannya waktu tentu bukan hal yang mudah untuk usia GBT yangke 68 tahun (1957-2025), suka duka, rintangan halangan sempat mewarnai pertumbuhan Gereja Beth-El Tabernakel, 68 tahun bukanlah usia sebuah komunitas rohani yang kaleng-kaleng justru menunjukkan kematangan serta kedewasaan dalam sebuah komunitas. 

Perayaan HUT 68 GBT gereja lokal Banyuwangi

Gereja Beth-El Tabernakel pada tahun 2025 tidak hanya berusia dengan istilah Perak lagi (25 tahun perjalanan) bahkan melampaui usia Emas (50 tahun) dalam istilah klasifikasi, di mana 50 tahun berjalan GBT berada dalam pencapaian yang luar biasa dengan simbol Kekuatan serta Kesetiaan. Momen perayaan Hari Jadi GBT pada saat ini berada pada istilah Usia Berlian (68 tahun) yang memiliki pencapaian yang dapat dikatakan sangat langka dan memposisikan dirinya memiliki simbol kekuatan serta pengalaman yang sangat matang serta kesetiaanterhadap kebenaran yang tak tergoyahkan, yang teruji dan istimewa, memiliki komitmen secara signifikan dalam organisasi.

Ibadah perayaan HUT GBT 68 dan Kenaikkan Tuhan Yesus

Dalam merayakan momen hari terbentuknya GBT tentunya sangat beragam dengan apresiasi yang diberikan oleh seluruh anggota kepada organisasi tercintanya, beberapa di antaranya menyuguhkan apresiasi berupa Ibadah Ucapan Syukur, Berdoa bersama gereja lokal, Berfoto bersama jemaat juga suami isteri dengan aplikasi twibbonz dengan berbagai ekspresi (https://twibbo.nz/hutgbt68), ada juga  dengan Potong Tumpeng, Makan bersama, Ibadah di tempat wisata dan lain sebagainya.

Keseruan Perayaan HUT GBT 68 & Ibadah Kenaikkan Tuhan Yesus

Tidak lupa Bapak Ketua Umum MPP GBT (Pdt. Dr. Henoch Soetopo, M.Th) memberikan sambutannya dengan motivasi yang luar biasa agar GBT "menjadi pelita yang memberi cahaya dan tetap bersinar dengan warna Tabernakel berdasarkan Firman Tuhan yang kita miliki di tengah perkembangan Dunia". Ketua MPR GBT (Pdt. Ir. Timotius Subekti) juga turut membangun dalam pesan beliau kepada GBT yang dikutip dari Surat Kolose 3:14  dengan narasi "Melupakan yang di belakang dan memandang ke depan yang tetap terikat dengan KASIH kepada Allah saja". Wakil Ketua Majelis Pembina GBT (Bapak Pdt. Dr. Lukas Soetopo) juga memberikan nasihatnya supaya GBT tetap memiliki semangat Pentakosta dalam memuridkan, mengutus untuk menjangkau jiwa-jiwa bagi kemuliaan Kristus. 
Kiranya GBT semakin jaya dalam segala pertumbuhan serta perkembangan baik secara Kualitas juga Kuantitas samapi Maranatha.



Ucapan Syukur

Dirgahayu 68 tahun GBT



Red. Adiel Stevanus, M.Th

Senin, 12 Mei 2025

IBADAH PASKAH GBT KIDS: PENDIDIKAN KARAKTER ANAK MELALUI PEMAHAMAN KEMATIAN DAN KEBANGKITAN KRISTUS

Ibadah Paskah Anak Sinode GBT

Dalam konteks iman Kristiani, ibadah adalah salah satu sarana utama dalam membangun hubungan yang erat dengan Tuhan. Ibadah umum bukan hanya untuk orang dewasa, tetapi sangat penting bagi anak-anak juga. Mulai usia dini, anak-anak perlu diperkenalkan kepada kasih Allah juga Firman-Nya, dan kebiasaan hidup rohani yang membentuk karakter anak-anak sesuai dengan ajaran Tuhan Yesus Kristus. Ulangan 6:7

Team Pujian dan Penyembahan GBT Kristus Raja Damai (GBT MPD 3)

Ibadah anak bukan hanya kegiatan rutin yang diadakan di gereja, tetapi juga merupakan momen istimewa sesuai dengan usia di mana anak-anak belajar untuk mendapatkan pengenalan akan Tuhan sebagai Bapa yang mengasihi dan menciptakan mereka. Melalui pujian, doa, cerita Alkitab, dan kegiatan kreatif lainnya, anak-anak mulai memahami serta mendapatkan nilai-nilai kebenaran, kasih, pengampunan, dan juga ketaatan yang akan membawa kepada baik dalam kehidupan saat ini maupun yang akan datang (1 Timotius 4:7,8).

Kak Magda

Dengan kegiatan beribadah yang dilakukan, anak-anak belajar mengerti bahwa Tuhan adalah pusat dalam hidup mereka. Ibadah sangat membantu mereka membentuk landasan iman yang kokoh sejak kecil, sehingga pada saat mereka beranjak tumbuh dewasa mereka memiliki fondasi rohani yang kuat dan tak tergoyahkan untuk menghadapi tantangan hidup. Kitab Amsal 22:6 menjelaskan "Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu".

Kak Debora

Dengan dasar di atas, sangat penting bagi orang tua, guru sekolah minggu, dan seluruh jemaat untuk memberikan teladan serta dukungan dalam membimbing, mengarahkan anak-anak untuk beribadah dengan sukacita. Ketika ibadah dijadikan bagian penting dari kehidupan sehari-hari mereka, maka anak-anak akan bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Tuhan dan membawa terang Kristus di tengah dunia.

Persembahan Pujian dan Pianika GBT Martadinata (GBT MPD 4)

Tidak lepas kaitannya dengan ibadah, MPP GBT melalui Departemen bidang Anak turut mengambil bagian untuk mengisi landasan iman bagi anak-anak GBT, dengan mengadakan Ibadah Paskah Anak GBT bersama dengan seluruh Pelayan Anak serta Generasi Beta di Indonesia, di mana ibadah paskah tersebut serentak diikuti oleh 8 MPD (Majelis Pimpinan Daerah) serta seluruh MPW yang berlangsung pada hari Senin tanggal 12 Mei 2025 melalui Aplikasi Zoom pukul 15.00 - 16.30 WIB.

Kak Rachel

Ibadah paskah GBT Kids dirayakan dengan suasana yang meriah dan dengan penuh sukacita, beberapa kendala jaringan tidak begitu berarti apalagi ibadah dilakukan dengan hati yang gembira bertemu bersama pelayan anak juga GBT Kids seluruh Indonesia. 

Ibadah Anak GBT Virtual

Pada Ibadah Fellowship dan Perayaan Paskah Anak GBT dibuka serta dipandu oleh Kak Rachel dari MPD 3 yang juga didampingi oleh Host yang luar biasa Kak Michael. Ibadah terasa tidak sempurna tanpa doa pembukaan yang dipimpin oleh Kak Theresia (Korda GBT MPD 4). Selanjutnya, prosesi ibadah anak dimeriahkan dengan Persembahan Pujian Pelayan Anak diwakili dari GBT Kristus Raja Damai (GBT MPD 3). 

Sebagai Sinode yang adaptif, Ibadah Anak dalam perayaan paskah dihibur dengan persembahan tarian kreasi daerah yang sangat luwes yang dibawakan anak-anak dari GBT Kids Banjarbaru (GBT MPD 4). Sebagai salah satu instrumen penting dalam ibadah, ibadah pujian dan penyembahan dilangsungkan dengan khidmat bersama tema pujian dari GBT MPD 2 yang dipimpin oleh Kak Jeane, beberapa lagu dinyanyikan bersama dengan penuh gembira dan sukacita salah satunya lagu dengan judul "kupikir-pikir 123". 

Persembahan Tarian Kreasi Daerah - GBT Kids Banjarbaru (GBT MPD 4)

Kak Debora EM, M.Th dari GBT Kristus Pengasih Banyuwangi (MPD 3) turut menyampaikan renungan paskah dalam ibadah tersebut guna menguatkan iman anak-anak GBT seluruh Indonesia dengan mengusung tema yang ditetapkan oleh Sinode GBT "Yesus Telah Bangkit" (Lukas 24:6), disampaikan oleh beliau bahwa "kalau Tuhan Yesus bangkit berarti Tuhan sudah mengalahkan maut dan siap menolong, mendengar, menjawab setiap doa anak-anak", ditegaskan kembali oleh Kak Debora "Kebangkitan Tuhan mengandung harapan bahwa Tuhan siap dan selalu hadir dalam suka, duka serta menyertai, melindungi, menyembuhkan yang sakit serta meyiapkan tempat bagi kita di Sorga".

   Video Ibadah Paskah Anak GBT

Menjelang puncak acara ibadah paskah anak GBT disuguhkan penampilan yang menarik yaitu Persembahan Permainan Pianika oleh Anak-anak GBT Martadinata (GBT MPD 4), kemudian tidak lupa foto bersama untuk kebutuhan dokumentasi Departemen Anak MPP GBT bersama seluruh peserta yang hadir yang dipimpin oleh Kak Michael serta Kak Magda yang memberikan arahan serta pengumuman penting seputar kegiatan Dep. Anak ke depan juga doa penutup oleh beliau. Ibadah Pasakah Anak GBT dilangsungkan dengan serangkaian acara yang penuh makna dalam memperingati hari Paskah serta Kebangkitan Tuhan Yesus di mana proses acara ibadah bertujuan guna menumbuhkembangkan semangat serta menanamkan kebersamaan dalam wadah Sinode GBT juga mengimplementasikan program penguatan karakter anak dari Departeman Anak MPP GBT. Tuhan Yesus memberkati

 Video Perjamuan Kasih kecil Gereja Lokal
setelah Ibadah Paskah Anak GBT


Red. Adiel Stevanus, M.Th   


Rabu, 07 Mei 2025

MPW BANYUWANGI: MENGHAYATI INDAHNYA IBADAH DALAM PERSEKUTUAN

Persekutuan Hamba Tuhan MPW Banyuwangi-Situbondo dan Bali

Ibadah dalam framing Persekutuan Hamba Tuhan biasa dilakukan di berbagai denominasi gereja atau lembaga keagamaan lainnya, di mana Hamba Tuhan berkumpul bersama aktivitasnya bersama dengan tujuan untuk berdoa, berdiskusi, saling memberi motivasi dan saling mendukung dalam pelayanan mereka. Sebagai contoh: Persekutuan Hamba Tuhan dalam Sinode memiliki tujuan yang bervariasi dan dapat dilihat dari konteks serta visi masing-masing Sinode atau komunitas. Berikut beberapa tujuan secara umum:
Pelayanan Kemitraan
- Melayani Tuhan (bermitra dengan Tuhan)
- Melayani sesama Hamba Tuhan
Pembinaan Rohani
- Pembinaan pribadi antar Hamba Tuhan
- Pembinaan komunitas Sinode dalam permasalahannya
Pengembangan Misi: 
Persekutuan Hamba Tuhan dalam lingkup Sinode salah satunya memiliki tujuan untuk mengembangkan misi gereja dan Sinode.

Ibadah Persekutuan

Dalam Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga Sinode GBT (Gereja Beth-El Tabernakel) tahun 2023 diatur pada hal 54 Bab VIII KEPEMIMPINAN TINGKAT WILAYAH pasal 41 tentang MAJELIS PIMPINAN WILAYAH pada poin 3 tentang "Tugas Majelis Pimpinan Wilayah" dijelaskan bahwa job description MPW (Majelis Pimpinan Wilayah) adalah memelihara semangat dalam konteks persekutuan serta kebersamaan untuk para pejabat gerejawi pada wilayahnya masing-masing di 37 MPW dalam naungan MPD yang ada di Indonesia.

Pdt. Yosua Sugiantoro, S.Th

MPW Banyuwangi-Situbondo dan Bali pada hari: Rabu, tanggal: 7 Mei 2025 telah melangsungkan acara kegiatan ibadah persekutuan bersama seluruh pejabat gereja dengan sukacita yang dari Tuhan. Ibadah persekutuan diadakan di GBT KRISTUS PENYELAMAT Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo Banyuwangi (gembala; Bapak. Pdm. Samuel Agus Riadi) dengan penuh semangat Api Kristus serta saling melayani satu dengan yang lainnya, meskipun banyak dari pejabat gerejawi yang belum bisa bergabung terkait kesibukan kegiatan Jambore Nasioanl Wanita GBT di Bali dengan waktu yang bersamaan. 

Worship Leader: Ibu Jeni H

Praise and Worship dipimpin oleh Ibu Jenny H dengan penuh semangat serta berkharisma, kemudian dilanjutkan dengan renungan FA yang dibagikan oleh: Bapak. Pdm. Yason WS dengan tema; "DIPANGGIL MENJADI PELAYAN" dikutip dari Injil YOHANES 12.26, dengan narasi yang dibangun oleh beliau adalah: kita dipanggil untuk mengerjakan mega proyek yang Tuhan Yesus miliki yaitu memenangkan banyak jiwa untuk Kristus (tutur Bapak. Yason WS). 

Pdm. Yason WS

Ibadah persekutuan pejabat gereja MPW ditutup dengan beberapa penyampaian pengumuman yang diutarakan oleh Ketua MPW (Pdm. Ermiet Junaedhy) seputar kegiatan yang berkaitan dengan Sinode GBT mulai evaluasi kegiatan serta informasi seputar aktivitas MPW, MPD hingga kegiatan MPP (pusat), kemudian disambut dengan doa berkat rohani serta jasmani yang disediakan oleh tuan rumah (Pdm. Samuel AR) yang dinikmati oleh pejabat gereja dengan sukacita dan gembira. Haleluya, kiranya GBT akan semakin berkembang, eksis serta tergenapi visi juga misinya. Amin 

Tema: Dipanggil Menjadi Pelayan

Pdm. Elifas S, Pdm. Samuel AR, Pdm. Jati Diyah

Pdm. Debora, Pdt. Carlos C, Pdm. Ruth K, Pdm. Maria S. 


Pdt. Boas Suryantoro, S.Th (Ketua MPD 3)

Video: Perjamuan Kasih
 
Video: Perjamuan Kasih

                      Video: Perjamuan Kasih


Red. Adiel Stevanus, M.Th


Jumat, 02 Mei 2025

RAPIMDA MPD3 GBT: SINODE YANG SEJAHTERA DALAM BINGKAI BIROKRASI

Rapimda MPD3_Pandaan Pasuruan

Pada hakekatnya, birokrasi merupakan eksistensi sistem dalam organisasi yang  memiliki struktur secara hierarki dengan aturan-aturan yang terarah guna mengatur aktivitas sebuah organisasi. Birokrasi dapat dijumpai pada organisasi, lembaga baik pemerintahan, perusahaan, maupun lembaga sosial dan keagamaan. Beberapa karakteristik yang dimiliki dalam birokrasi adalah;

  1. Mempunyai struktur yang hierarkis.
  2. Visible.
  3. Job Description tersistematis.
  4. Penetapan keputusan yang terorganisir.

Beberapa keuntungan pasti didapat saat organisasi menjalankan perannya sesuai dengan birokrasi yang sesuai dengan pola dan tatanan, beberapa di antaranya:

  1. Efisiensi: birokrasi dapat menumbuhkan efisiensi dalam pengelolaan organisasi dengan menempatkan struktur yang jelas.
  2. Konsistensi: dapat mengembangkan konsistensi dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan aktivitas organisasi.
  3. Kontrol dan Evaluasi: keuntungan selanjutnya adalah dapat meningkatkan pengawasan dalam organisasi dengan memiliki struktur hierarkis yang baik.

Secara keseluruhan, birokrasi dapat menjadi alat atau sistem yang efektif dalam organisasi serta jika dijalankan sesuai dengan tatanan dan memiliki keseimbangan antara struktur dan fleksibilitas.

Salah satu bagian penting dari birokrasi adalah aktivitas Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda), di mana proses pertemuannya diadakan oleh pimpinan daerah pada instansi atau lembaga masing-masing sesuai dengan wilayahnya, dengan tujuan guna mengambil keputusan mengenai subjek penting juga strategis yang terkait dengan kesejahteraan administratif untuk anggota dalam lingkup daerah. 
Adapun tujuan dari birokrasi Rapimda beberapa di antaranya adalah;
  1. Mengambil Keputusan Strategis.
  2. Membahas Isu-isu Penting.
  3. Meningkatkan Koordinasi: artinya guna memaksimalkan koordinasi antara pimpinan daerah dan wilayah. (kondisional) 
Rapimda pada prinsipnya dapat mengembangkan efisiensi dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan pembangunan organisasi. Di lain faktor juga dapat meningkatkan koordinasi antar pimpinan serta anggota dalam menjalankan visi misinya. Dan tidak kalah penting adalah berpotensi memaksimalkan transparansi dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program organisasi. 
Konklusi; bahwa Rapimda adalah forum krusial bagi pimpinan untuk membahas serta mengambil keputusan terkait isu strategis dan esensial terkait dengan program kerja yang nantinya akan mengarah kepada kesejahteraan anggota serta secara umum organisasi. 

Sinode Gereja Bethel Tabernakel (GBT) merupakan salah satu lembaga keagamaan yang ada di Indonesia, menjelang ulang tahunnya yang ke 68, Sinode GBT telah melangsungkan Rapimda setelah Rakernas 2 di Balikpapan oleh 8 MPD (Majelis Pimpinan Daerah) dengan waktu pelaksanaan yang berbeda di wilayah masing-masing. Demikian juga MPD 3 sudah mengambil bagiannya dalam Rapimda yang diselenggarakan pada tanggal 1 Mei 2025 di GBT KAO (Kristus Alfa Omega) DurenSewu Pandaan Pasuruan Jawa Timur yang digembalakan oleh Pdt. Yonatan Riko Suhendro, M.Th.

Pdt. Dr. Daud H Soesilo, Ph.D (Ketua 1 MPP)

Adapun acara Rapimda MPD3 dilaksanakan dengan penuh khidmat serta sukacita, dihadiri oleh Pdt. Dr. Henoch Soetopo, M.Th selaku Ketua Umum GBT, juga hadir dari perwakikan MPP (Majelis Pimpinan Pusat) Pdt. Dr. Daud H Soesilo, Ph.D. sebagai Ketua 1. Majelis Pertimbangan Rohani Bapak Pdt. Johannes Irwanto Ronggosukeno juga turut menyaksikan gelaran Rapimda MPD3.

Acara ceremonial Rapimda dipimpin oleh Pdp. Yance Watimuri, S.Th dari MPW (Majelis Pimpinan Wilayah) Banyuwangi dengan karakteristik beliau yang dapat memecahan suasana serta dilanjutkan doa pembukaan oleh Pdt Sardin Silaban dari MPW Madiun. Sebagai organisasi atau lembaga keagamaan yang taat, tidak lupa dalam pembukaan acara Rapimda turut menyanyikan lagu *wajib Indonesia Raya dikomandoi oleh Pdm. Ermiet Junaedhy (Ketua Wilayah Banyuwangi) dengan semangat kebangsaan. 

Kurang lengkap jika Ketua MPD 3 Pdt. Boas Suryantoro, S.Th tidak memberikan sambutan pada acara Rapimda, menjelaskan dalam sambutannya bahwa;
"Dengan menjalin sinergi dan kerjasama yang baik serta kekompakan antara Pengurus MPD dengan Pengurus MPW se-MPD 3, maka pelaksanaan tugas dalam penatalayanan di lingkup wilayah kerja MPD 3 akan berjalan dengan baik".

Disusul sambutan berikutnya dari utusan MPP Pdt. Dr. Daud H Soesilo. Prakata berikutnya dalam pembukaan Rapimda oleh Pdt. Johannes Irwanto Ronggosukeno.

Pdt. Boas Suryantoro, S.Th (Ketua MPD 3)

Dalam acara sidang rapat, Pdt. Boas Suryantoro, S.Th sebagai Ketua MPD 3 memimpin serta memandu acara tersebut dengan pendekatan akomodatif, dengan metode beliau yaitu menampung aspirasi para anggota sinode GBT di daerah yang juga didampingi oleh Pdt. Yosua Sugiantoro selaku sekretaris MPD 3. Turut menemani di barisan depan (meja sidang) yaitu Pdt. Boedi Agus Tjandra, S.Th., M.A. serta Pdt. Dr. Daud H Soesilo, Ph.D tidak ketinggalan juga Pdt. Johannes Irwanto Ronggosukeno. 

Pdt. Johannes Irwanto Ronggosukeno (MPR)

Dalam sidang rapat pimpinan daerah tertanggal 1 Mei 2025 menghasilkan beberapa poin penting terkait program kerja MPD 3, beberapa poin di antaranya adalah:
A. Wewenang Rapimda sesuai AD bab VII pasal 22 poin 5b;
  1. Evaluasi Program Kerja dalam 1 tahun berjalan
  2. Revisi Program Kerja
  3. Membahas serta menemukan solusi terkait permasalahan yang menjadi tanggung jawab MPD
 B. Wewenang Rapimda_SK Rakernas ke 2
  1. Sinkronisasi data pejabat gereja daerah
  2. Mendata pejabat gereja terdampak SK Rakernas ke 2 di antaranya:
    • Pejabat tahbisan Pdp.Tk
    • Pejabat yang ditahbiskan di MUBES 2023 dengan deskresi DPT
    • Pejabat yang tidak aktiv secara kehadiran
Sidang Rapimda MPD 3

Setelah tindakan akmodatif pengurus MPD 3 dilaksanakan, maka acara dilanjutkan dengan Ibadah Paskah bersama anggota sinode MPW MPD 3 yang hadir dengan jemaat lokal GBT KAO. Ketua Sinode GMS (Gereja Mawar Saron) Ps. Jusuf Soegiarto Soetanto turut memberi semangat serta sukacita pada acara Ibadah Paskah tersebut yang dihadiri sekitar 250 jiwa. 
Renungan Firman Tuhan dibawakan oleh Hamba-Nya Pdt. Dr. Daud H Soesilo, Ph.D dengan inti Firman pada saat itu adalah pembahasan mengenai Makna Paskah; dalam bahasa Yunani; πάσχα dan Ibrani פֶּ֥סַח memiliki pengertian "terlewati oleh kematian" karena ada darah pada ambang pintu rumah (hati). Poin renungan paskah berikutnya adalah "Menikmati Paskah dalam damai sejahtera (shalom)"

Pujian oleh Ibu-Ibu/Isteri Pejabat Gerejawi

Dengan penuh semangat serta sukacita, seluruh pejabat gereja yang hadir turut andil dalam  mempersembahkan pujian bagi Tuhan ciri khas GBT, yaitu nyanyian Tabernakel Glory no 166 "Ya, untungku besar jika Yesus milikku" (cetakan ke XIII tahun 1989). Ibu-ibu atau isteri pejabat gerejawi hadir di mimbar turut menyanyikan pujian no 115 "Tiap langkahku" Tabernakel Glory. Hal tersebut tentunya menjadi motivasi positif tersendiri ketika berkumpul bersama rekan-rekan Hamba Tuhan dan saling memberi semangat ketika saatnya kembali ke dalam pelayanan gereja lokal masing-masing (tutur Pdm. Jati Diyah).

Pujian oleh Bapak-bapak Pejabat Gerejawi

Puncak ibadah paskah bersama Pejabat Gereja Sinode GBT MPD 3 dengan mengadakan Perjamuan Kudus yang dipimpin oleh Hamba-Nya Pdt. Dr. Henoch Soetopo, M.Th dengan khitmad serta pengurapan Roh Kudus guna mengingat kembali karya penebusan-Nya yang sempurna untuk umat manusia, supaya kita yang percaya dalam nama Tuhan Yesus Kristus (Yeshua Hamashiach) tetap senantiasa bersekutu dengan-Nya sampai maranatha. 

Pdt. Dr. Henoch Soetopo, M.Th (KeTum Sinode GBT)

Penutupan acara Rapimda MPD 3 akhiri dengan acara spesial doa dan ibadah ucapan syukur GBT KAO DurenSewu Pandaan yang ke 50 tahun, penyertaan Tuhan begitu nyata bagi gereja-Nya sehingga eksistensi gereja GBT KAO dijaga-Nya dengan sempurna selama 50 tahun berjalan dan ke depannya pemeliharaan-Nya pasti nyata sampai Maranatha, Tuhan datang kali yang ke 2. Haleluya, Amin

Pdt. Yonatan Riko Suhendro, M.Th. (Gembala Sidang GBT KAO)


Red. Adiel Stevanus, M.Th

W-GBT MPW BANYUWANGI-MPD 3

  W-BT MPW BANYUWANGI Ibadah Wanita merupakan program pelayanan rohani yang diinisiasi oleh Sinode Gereja Bethel Tabernakel (GBT), khususnya...