![]() |
| Pdt. Ermiet Junaedhy, S.Pd & Family |
Ibadah Natal yang adaptif adalah wujud nyata dari kasih Allah yang terus bekerja di tengah perubahan zaman. Dalam dunia yang bergerak cepat, dengan tantangan sosial, budaya, dan teknologi yang terus berkembang, gereja dipanggil untuk menghadirkan makna Natal secara relevan tanpa kehilangan esensi iman. Adaptif bukan berarti mengubah kebenaran firman, melainkan menyesuaikan cara penyampaian agar pesan kelahiran Kristus tetap hidup dan dapat dijangkau oleh semua kalangan.
![]() |
| Team PAW dipimpin oleh Ibu Yoche (Wakil Gembala) |
Dalam fungsi dan perannya, Gereja Bethel Tabernakel (GBT) HOME Kedunggebang BANYUWANGI melalui momen Ibadah Natal (17 Des'25) melaksanakan Perayaan yang Adaptif dengan penuh sukacita, GBT HOME Kedung gebang membuka ruang bagi partisipasi yang lebih luas. Liturgi yang kontekstual, pemanfaatan teknologi digital, serta bahasa yang membumi membantu jemaat—terutama generasi muda—untuk turut merasakan kehadiran Tuhan secara dekat dan nyata.
Di saat yang sama, nilai-nilai tradisi tetap dihormati sebagai akar iman yang meneguhkan. Perpaduan ini menciptakan suasana ibadah yang hangat, inklusif, dan penuh sukacita.
![]() |
| Pdt. Dr. Henoch Edy Haryanto, M.Th (tengah batik),. Yusak Sujarwo (pencipta lagu "Nggandol Gusti") baju merah. |
Berkat pelaksanaan dari Ibadah Natal yang adaptif (GBT HOME) tidak hanya dirasakan dalam perayaan, tetapi juga mengalir dalam kehidupan sehari-hari. Jemaat didorong untuk menjadi pembawa damai, pengharapan, dan kasih Kristus di tengah keluarga, tempat kerja, dan masyarakat. Natal tidak berhenti di altar gereja, melainkan menjelma dalam tindakan nyata: kepedulian kepada sesama, solidaritas terhadap yang lemah, yang membutuhkan ukuran kasih serta keberanian untuk menjadi terang di tengah dunia.
Pada perayaan Natal rabu malam (17 Des'25) turut hadir juga beberapa dari masyarakat yang pernah dilayani (berkebutuhan khusus) oleh GBT HOME serta kunjungan dari umat Hindu lingkungan setempat.
Dengan demikian, GBT HOME Kedung gebang dalam momen Ibadah Natal yang adaptif menjadi sarana berkat yang utuh—menguatkan iman, mempererat persekutuan, dan menggerakkan gereja untuk hadir secara relevan di tengah dunia. Di dalam kesederhanaan palungan dan kemuliaan kasih Allah, demikian juga Jemaat diajak untuk terus bertumbuh, berubah, dan membawa berkat bagi banyak orang, sebagaimana Kristus telah lebih dahulu hadir membawa keselamatan bagi semua.
Perayaan Natal dimeriahkan bersama pencipta lagu Nggandol Gusti (Ps. Yusak Sujarwo) dengan puji-pujian nuansa daerah Jawa dengan penuh sukacita. Konsep adaptif diimplikasikan oleh Gembala GBT HOME supaya memiliki kesan yang uniq juga konsisten, seluruh tamu undangan yang hadir juga diwajibkan memakai dresscode Batik yangerupakan bentuk kecintaan kepada karya anak Bangsa Indonesia.
![]() |
| Doa Berkat oleh Ps. Boas Suryantoro, S.Th (Ketua MPD3 GBT) |
![]() |
| Ps. Ermiet Juaedhy, S.Pd (Ketua MPW Banyuwangi-Wakil Gembala GBT HOME) |






Terimakasih untuk ulasannya. Selamat merayakan Natal
BalasHapusAmin
BalasHapus